<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>**Luv u 4LL**</title>
	<atom:link href="http://hon3y94.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hon3y94.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2009 03:59:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hon3y94.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>**Luv u 4LL**</title>
		<link>http://hon3y94.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hon3y94.wordpress.com/osd.xml" title="**Luv u 4LL**" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hon3y94.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>tIps n tRiig bLjarr Yang BaIgg</title>
		<link>http://hon3y94.wordpress.com/2009/03/14/tips-n-triig-bljarr-yang-baigg/</link>
		<comments>http://hon3y94.wordpress.com/2009/03/14/tips-n-triig-bljarr-yang-baigg/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 04:27:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hon3y94</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hon3y94.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=29&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik. </strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian : </strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">1. Belajar Kelompok</span><br />
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran<br />
</span>Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">3. Membuat Perencanaan Yang Baik<br />
</span>Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">4. Disiplin Dalam Belajar<br />
</span>Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya</span><br />
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu </strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">6. Belajar Dengan Serius dan Tekun<br />
</span>Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="color:#ff0000;">7. Hindari Belajar Berlebihan</span><br />
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian<br />
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong>Semoga tips cara belajar yang benar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, amin.</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hon3y94.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hon3y94.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hon3y94.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hon3y94.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hon3y94.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hon3y94.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hon3y94.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hon3y94.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hon3y94.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hon3y94.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hon3y94.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hon3y94.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hon3y94.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hon3y94.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=29&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hon3y94.wordpress.com/2009/03/14/tips-n-triig-bljarr-yang-baigg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/072a91cacd739b286868a784b02168a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hon3y94</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aIds</title>
		<link>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/25/aids/</link>
		<comments>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/25/aids/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 04:19:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hon3y94</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hon3y94.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[aiDs adalah : Penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang merusak sistem kekebalan tubuh. Virus penyebab AIDS adalah HIV (Human Immunodeficiency Virus) Penderita AIDS yang meninggal, bukan semata-mata disebabkan oleh virus AIDS, tetapi juga oleh penyakit lain yang sebenarnya bisa ditolak, seandainya sistem kekebalan tubuh tidak rusak oleh virus AIDS. cAra peNuLaraN aIds : 75-85 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=23&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="color:#ff6600;"><strong>aiDs adalah :</strong></span></h1>
<ul>
<li><strong>Penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang merusak sistem kekebalan tubuh. </strong></li>
<li><strong>Virus penyebab AIDS adalah HIV (Human Immunodeficiency Virus) </strong></li>
<li><strong>Penderita AIDS yang meninggal, bukan semata-mata disebabkan oleh virus AIDS, tetapi juga oleh penyakit lain yang sebenarnya bisa ditolak, seandainya sistem kekebalan tubuh tidak rusak oleh virus AIDS. </strong></li>
</ul>
<h1><span style="color:#ff6600;"><strong>cAra peNuLaraN aIds :</strong></span></h1>
<ul>
<li><strong>75-85 % Penularan terjadi melalui hubungan seks (5-10 % diantaranya melalui hubungan homoseksual) </strong></li>
<li><strong>5-10 % akibat alat suntik yang tercemar (terutama pada pemakai narkotika suntik) </strong></li>
<li><strong>3-5 % melalui transfusi darah yang tercemar </strong></li>
<li><strong>90 % infeksi pada bayi dan anak terjadi dari Ibu yang mengidap HIV </strong></li>
<li><strong>25-35 % bayi yang dilahirkan oleh Ibu pengidap HIV akan menjadi pengidap HIV</strong></li>
</ul>
<h1><span style="color:#ff6600;"><strong>GeJaLa-gejala AiDs :</strong></span></h1>
<ul>
<li><strong>Rasa lelah berkepanjangan </strong></li>
<li><strong>Sesak nafas dan batuk berkepanjangan </strong></li>
<li><strong>Berat badan turun secara menyolok </strong></li>
<li><strong>Pembesaran kelenjar (di leher, ketiak, lipatan paha) tanpa sebab yang jelas </strong></li>
<li><strong>Bercak merah kebiruan pada kulit (kanker kulit) </strong></li>
<li><strong>Sering demam (lebih dari 38 °C) disertai keringat malam tanpa sebab yang jelas </strong></li>
<li><strong>Diare lebih dari satu bulan tanpa sebab yang jelas </strong></li>
</ul>
<h1><span style="color:#ff6600;"><strong>CaRa peNceGaHan Aids :</strong></span></h1>
<ul>
<li><strong>Tidak berganti-ganti pasangan seksual </strong></li>
<li><strong>Pencegahan kontak darah, misalnya pencegahan terhadap penggunaan jarum suntik yang diulang </strong></li>
<li><strong>Dengan formula A-B-C </strong>
<ul><strong> </strong></p>
<li><strong>ABSTINENSIA artinya tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah </strong></li>
<li><strong>BE FAITHFUL artinya jika sudah menikah hanya berhubungan seks dengan pasangannya saja </strong></li>
<li><strong>CONDOM artinya pencegahan dengan menggunakan kondom </strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hon3y94.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hon3y94.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hon3y94.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hon3y94.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hon3y94.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hon3y94.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hon3y94.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hon3y94.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hon3y94.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hon3y94.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hon3y94.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hon3y94.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hon3y94.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hon3y94.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=23&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/25/aids/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/072a91cacd739b286868a784b02168a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hon3y94</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>peMaNasan gLobaLLLL</title>
		<link>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/21/pemanasan-globallll/</link>
		<comments>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/21/pemanasan-globallll/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 05:32:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hon3y94</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hon3y94.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Pemanasan global Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Temperatur rata-rata global 1850 sampai 2006 relatif terhadap 1961–1990 Anomali temperatur permukaan rata-rata selama periode 1995 sampai 2004 dengan dibandingkan pada temperatur rata-rata dari 1940 sampai 1980 Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=20&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 class="firstHeading">Pemanasan global</h1>
<div id="bodyContent">
<h3>Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas</h3>
<div id="jump-to-nav"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#searchInput"></a></div>
<p><!-- start content --></p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:282px;"><a class="image" title="Temperatur rata-rata global 1850 sampai 2006 relatif terhadap 1961–1990" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Instrumental_Temperature_Record.png"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f4/Instrumental_Temperature_Record.png/280px-Instrumental_Temperature_Record.png" border="0" alt="" width="280" height="207" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Instrumental_Temperature_Record.png"><img src="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Temperatur rata-rata global 1850 sampai 2006 relatif terhadap 1961–1990</p></div>
</div>
</div>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:282px;"><a class="image" title="Anomali temperatur permukaan rata-rata selama periode 1995 sampai 2004 dengan dibandingkan pada temperatur rata-rata dari 1940 sampai 1980" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Global_Warming_Map.jpg"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8c/Global_Warming_Map.jpg/280px-Global_Warming_Map.jpg" border="0" alt="" width="280" height="209" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Global_Warming_Map.jpg"><img src="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Anomali temperatur permukaan rata-rata selama periode 1995 sampai 2004 dengan dibandingkan pada temperatur rata-rata dari 1940 sampai 1980</p></div>
</div>
</div>
<p><strong>Pemanasan global</strong> adalah adanya proses peningkatan <a title="Suhu" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Suhu">suhu</a> rata-rata <a title="Atmosfer" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Atmosfer">atmosfer</a>, <a title="Laut" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Laut">laut</a>, dan daratan <a title="Bumi" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Bumi">Bumi</a>.</p>
<p>Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °<a title="Celsius" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Celsius">C</a> (1.33 ± 0.32 °<a title="Fahrenheit" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Fahrenheit">F</a>) selama seratus tahun terakhir. <em><a class="mw-redirect" title="Intergovernmental Panel on Climate Change" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Intergovernmental_Panel_on_Climate_Change">Intergovernmental Panel on Climate Change</a></em> (IPCC) menyimpulkan bahwa, &#8220;sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi <a title="Gas rumah kaca" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Gas_rumah_kaca">gas-gas rumah kaca</a> akibat aktivitas manusia&#8221;<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-grida7-0">[1]</a></sup> melalui <a title="Efek rumah kaca" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Efek_rumah_kaca">efek rumah kaca</a>. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara <a title="G8" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/G8">G8</a>. Akan tetapi, masih terdapat beberapa <a title="Ilmuwan" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Ilmuwan">ilmuwan</a> yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.</p>
<p>Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat <span style="white-space:nowrap;">1.1 hingga 6.4 °C</span> <span style="white-space:nowrap;">(2.0 hingga 11.5 °F)</span> antara tahun 1990 dan 2100.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-grida7-0">[1]</a></sup> Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-grida7-0">[1]</a></sup> Ini mencerminkan besarnya <a class="new" title="Kapasitas panas (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Kapasitas_panas&amp;action=edit&amp;redlink=1">kapasitas panas</a> dari lautan.</p>
<p>Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim,<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-1">[2]</a></sup> serta perubahan jumlah dan pola <a title="Presipitasi" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Presipitasi">presipitasi</a>. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya <a title="Gletser" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Gletser">gletser</a>, dan punahnya berbagai jenis hewan.</p>
<p>Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi <a title="Protokol Kyoto" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Protokol_Kyoto">Protokol Kyoto</a>, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.</p>
<p><span id="more-20"></span></p>
<table id="toc" class="toc" border="0" summary="Daftar isi">
<tbody>
<tr>
<td>
<ul style="display:none;">
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Penyebab_pemanasan_global"><span class="tocnumber">1</span> <span class="toctext">Penyebab pemanasan global</span></a>
<ul>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Efek_rumah_kaca"><span class="tocnumber">1.1</span> <span class="toctext">Efek rumah kaca</span></a></li>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Efek_umpan_balik"><span class="tocnumber">1.2</span> <span class="toctext">Efek umpan balik</span></a></li>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Variasi_Matahari"><span class="tocnumber">1.3</span> <span class="toctext">Variasi Matahari</span></a></li>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Peternakan_.28konsumsi_daging.29"><span class="tocnumber">1.4</span> <span class="toctext">Peternakan (konsumsi daging)</span></a></li>
</ul>
</li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Mengukur_pemanasan_global"><span class="tocnumber">2</span> <span class="toctext">Mengukur pemanasan global</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Model_iklim"><span class="tocnumber">3</span> <span class="toctext">Model iklim</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Dampak_pemanasan_global"><span class="tocnumber">4</span> <span class="toctext">Dampak pemanasan global</span></a>
<ul>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Iklim_Mulai_Tidak_Stabil"><span class="tocnumber">4.1</span> <span class="toctext">Iklim Mulai Tidak Stabil</span></a></li>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Peningkatan_Permukaan_Laut"><span class="tocnumber">4.2</span> <span class="toctext">Peningkatan Permukaan Laut</span></a></li>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Suhu_Global_Cenderung_Meningkat"><span class="tocnumber">4.3</span> <span class="toctext">Suhu Global Cenderung Meningkat</span></a></li>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Gangguan_Ekologis"><span class="tocnumber">4.4</span> <span class="toctext">Gangguan Ekologis</span></a></li>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Dampak_Sosial_Dan_Politik"><span class="tocnumber">4.5</span> <span class="toctext">Dampak Sosial Dan Politik</span></a></li>
</ul>
</li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Perdebatan_tentang_pemanasan_global"><span class="tocnumber">5</span> <span class="toctext">Perdebatan tentang pemanasan global</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Pengendalian_pemanasan_global"><span class="tocnumber">6</span> <span class="toctext">Pengendalian pemanasan global</span></a>
<ul>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Menghilangkan_karbon"><span class="tocnumber">6.1</span> <span class="toctext">Menghilangkan karbon</span></a></li>
<li class="toclevel-2"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Persetujuan_internasional"><span class="tocnumber">6.2</span> <span class="toctext">Persetujuan internasional</span></a></li>
</ul>
</li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Lihat_pula"><span class="tocnumber">7</span> <span class="toctext">Lihat pula</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Referensi"><span class="tocnumber">8</span> <span class="toctext">Referensi</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#Pranala_luar"><span class="tocnumber">9</span> <span class="toctext">Pranala luar</span></a></li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong><span class="mw-headline">Penyebab pemanasan global:</span></strong></p>
<p><strong><span class="mw-headline">Efek rumah kaca</span></strong></p>
<p>Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Sebagian besar energi tersebut berbentuk radiasi gelombang pendek, termasuk <a class="mw-redirect" title="Cahaya tampak" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Cahaya_tampak">cahaya tampak</a>. Ketika energi ini tiba permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi <a class="mw-redirect" title="Infra merah" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Infra_merah">infra merah</a> gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah <a title="Gas rumah kaca" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Gas_rumah_kaca">gas rumah kaca</a> antara lain <a title="Uap air" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Uap_air">uap air</a>, <a title="Karbon dioksida" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Karbon_dioksida">karbon dioksida</a>, dan <a title="Metana" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Metana">metana</a> yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan <a title="Bumi" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Bumi">bumi</a> terus meningkat.</p>
<p>Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam <a title="Rumah kaca" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Rumah_kaca">rumah kaca</a>. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.</p>
<p>Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi, karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15 °C (59 °F), bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F)dari temperaturnya semula, jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Akan tetapi sebaliknya, apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer, akan mengakibatkan pemanasan global.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Efek umpan balik</span></strong></p>
<p>Anasir penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan <a title="Air" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Air">air</a>. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO<sub>2</sub>, pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO<sub>2</sub> sendiri. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara, <a title="Kelembaban relatif" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Kelembaban_relatif">kelembaban relatif</a> udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat).<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-soden1-2">[3]</a></sup> Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO<sub>2</sub> memiliki usia yang panjang di atmosfer.</p>
<p>Efek umpan balik karena pengaruh <a title="Awan" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Awan">awan</a> sedang menjadi objek penelitian saat ini. Bila dilihat dari bawah, awan akan memantulkan kembali radiasi infra merah ke permukaan, sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. Sebaliknya bila dilihat dari atas, awan tersebut akan memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa, sehingga meningkatkan efek pendinginan. Apakah efek netto-nya menghasilkan pemanasan atau pendinginan tergantung pada beberapa detail-detail tertentu seperti tipe dan ketinggian awan tersebut. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim, antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat). Walaupun demikian, umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-soden1-2">[3]</a></sup></p>
<p>Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan cahaya (<em><a title="Albedo" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Albedo">albedo</a>)</em> oleh es.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-3">[4]</a></sup> Ketika temperatur global meningkat, es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. Bersamaan dengan melelehnya es tersebut, daratan atau air dibawahnya akan terbuka. Baik daratan maupun air memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es, dan akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari. Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair, menjadi suatu siklus yang berkelanjutan.</p>
<p>Umpan balik positif akibat terlepasnya CO<sub>2</sub> dan CH<sub>4</sub> dari melunaknya tanah beku <em>(<a class="new" title="Permafrost (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Permafrost&amp;action=edit&amp;redlink=1">permafrost</a>)</em> adalah mekanisme lainnya yang berkontribusi terhadap pemanasan. Selain itu, es yang meleleh juga akan melepas CH<sub>4</sub> yang juga menimbulkan umpan balik positif.</p>
<p>Kemampuan lautan untuk menyerap karbon juga akan berkurang bila ia menghangat, hal ini diakibatkan oleh menurunya tingkat nutrien pada zona mesopelagic sehingga membatasi pertumbuhan <a title="Diatom" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Diatom">diatom</a> daripada <a title="Fitoplankton" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Fitoplankton">fitoplankton</a> yang merupakan penyerap karbon yang rendah.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-4">[5]</a></sup></p>
<p><strong><span class="mw-headline">Variasi Matahari</span></strong></p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:282px;"><a class="image" title="Variasi Matahari selama 30 tahun terakhir." href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Solar-cycle-data.png"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0d/Solar-cycle-data.png/280px-Solar-cycle-data.png" border="0" alt="" width="280" height="186" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Solar-cycle-data.png"><img src="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Variasi Matahari selama 30 tahun terakhir.</p></div>
</div>
</div>
<p>Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari, dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan, dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-5">[6]</a></sup> Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan <a title="Stratosfer" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Stratosfer">stratosfer</a> sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. Pendinginan stratosfer bagian bawah paling tidak telah diamati sejak tahun 1960,<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-6">[7]</a></sup> yang tidak akan terjadi bila aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini. (Penipisan <a title="Lapisan ozon" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Lapisan_ozon">lapisan ozon</a> juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut terjadi mulai akhir tahun 1970-an.) Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan dari masa pra-industri hingga tahun 1950, serta efek pendinginan sejak tahun 1950.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-7">[8]</a></sup><sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-8">[9]</a></sup></p>
<p>Ada beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa kontribusi Matahari mungkin telah diabaikan dalam pemanasan global. Dua ilmuan dari <em>Duke University</em> mengestimasikan bahwa Matahari mungkin telah berkontribusi terhadap 45-50% peningkatan temperatur rata-rata global selama periode 1900-2000, dan sekitar 25-35% antara tahun 1980 dan 2000.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-9">[10]</a></sup> Stott dan rekannya mengemukakan bahwa model iklim yang dijadikan pedoman saat ini membuat estimasi berlebihan terhadap efek gas-gas rumah kaca dibandingkan dengan pengaruh Matahari; mereka juga mengemukakan bahwa efek pendinginan dari debu vulkanik dan aerosol sulfat juga telah dipandang remeh.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-10">[11]</a></sup> Walaupun demikian, mereka menyimpulkan bahwa bahkan dengan meningkatkan sensitivitas iklim terhadap pengaruh Matahari sekalipun, sebagian besar pemanasan yang terjadi pada dekade-dekade terakhir ini disebabkan oleh gas-gas rumah kaca.</p>
<p>Pada tahun 2006, sebuah tim ilmuan dari <a title="Amerika Serikat" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a>, <a title="Jerman" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Jerman">Jerman</a> dan <a title="Swiss" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Swiss">Swiss</a> menyatakan bahwa mereka tidak menemukan adanya peningkatan tingkat &#8220;keterangan&#8221; dari Matahari pada seribu tahun terakhir ini. Siklus Matahari hanya memberi peningkatan kecil sekitar 0,07% dalam tingkat &#8220;keterangannya&#8221; selama 30 tahun terakhir. Efek ini terlalu kecil untuk berkontribusi terhadap pemansan global.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-11">[12]</a></sup><sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-12">[13]</a></sup> Sebuah penelitian oleh Lockwood dan Fröhlich menemukan bahwa tidak ada hubungan antara pemanasan global dengan variasi Matahari sejak tahun 1985, baik melalui variasi dari output Matahari maupun variasi dalam sinar kosmis.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Peternakan (konsumsi daging)</span></strong></p>
<p>Dalam laporan terbaru, Fourth Assessment Report, yang dikeluarkan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), satu badan PBB yang terdiri dari 1.300 ilmuwan dari seluruh dunia, terungkap bahwa 90% aktivitas manusia selama 250 tahun terakhir inilah yang membuat planet kita semakin panas. Sejak Revolusi Industri, tingkat karbon dioksida beranjak naik mulai dari 280 ppm menjadi 379 ppm dalam 150 tahun terakhir. Tidak main-main, peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfer Bumi itu tertinggi sejak 650.000 tahun terakhir! IPCC juga menyimpulkan bahwa 90% gas rumah kaca yang dihasilkan manusia, seperti karbon dioksida, metana, dan dinitrogen oksida, khususnya selama 50 tahun ini, telah secara drastis menaikkan suhu Bumi. Sebelum masa industri, aktivitas manusia tidak banyak mengeluarkan gas rumah kaca, tetapi pertambahan penduduk, pembabatan hutan, industri peternakan, dan penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan gas rumah kaca di atmosfer bertambah banyak dan menyumbang pada pemanasan global.</p>
<p>Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi dan berubahnya sistem iklim di bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktifitas manusia. Khusus untuk mengawasi sebab dan dampak yang dihasilkan oleh pemanasan global, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk sebuah kelompok peneliti yang disebut dengan Panel Antarpemerintah Tentang Perubahan Iklim atau disebut International Panel on Climate Change (IPCC). Setiap beberapa tahun sekali, ribuan ahli dan peneliti-peneliti terbaik dunia yang tergabung dalam IPCC mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan penemuan-penemuan terbaru yang berhubungan dengan pemanasan global, dan membuat kesimpulan dari laporan dan penemuan- penemuan baru yang berhasil dikumpulkan, kemudian membuat persetujuan untuk solusi dari masalah tersebut . Salah satu hal pertama yang mereka temukan adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami, dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh peternakan, pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, pabrik-pabrik modern, pembangkit tenaga listrik, serta pembabatan hutan.</p>
<p>Tetapi, menurut Laporan Perserikatan Bangsa Bangsa tentang peternakan dan lingkungan yang diterbitkan pada tahun 2006 mengungkapkan bahwa, &#8220;industri peternakan adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terbesar (18%), jumlah ini lebih banyak dari gabungan emisi gas rumah kaca seluruh transportasi di seluruh dunia (13%). &#8221; Hampir seperlima (20 persen) dari emisi karbon berasal dari peternakan. Jumlah ini melampaui jumlah emisi gabungan yang berasal dari semua kendaraan di dunia!</p>
<p>Sektor peternakan telah menyumbang 9 persen karbon dioksida, 37 persen gas metana (mempunyai efek pemanasan 72 kali lebih kuat dari CO2 dalam jangka 20 tahun, dan 23 kali dalam jangka 100 tahun), serta 65 persen dinitrogen oksida (mempunyai efek pemanasan 296 kali lebih lebih kuat dari CO2). Peternakan juga menimbulkan 64 persen amonia yang dihasilkan karena campur tangan manusia sehingga mengakibatkan hujan asam.</p>
<p>Peternakan juga telah menjadi penyebab utama dari kerusakan tanah dan polusi air. Saat ini peternakan menggunakan 30 persen dari permukaan tanah di Bumi, dan bahkan lebih banyak lahan serta air yang digunakan untuk menanam makanan ternak. Menurut laporan Bapak Steinfeld, pengarang senior dari Organisasi Pangan dan Pertanian, Dampak Buruk yang Lama dari Peternakan &#8211; Isu dan Pilihan Lingkungan (Livestock&#8217;s Long Shadow-Environmental Issues and Options), peternakan adalah &#8220;penggerak utama dari penebangan hutan &#8230;. kira-kira 70 persen dari bekas hutan di Amazon telah dialih-fungsikan menjadi ladang ternak. Selain itu, ladang pakan ternak telah menurunkan mutu tanah. Kira-kira 20 persen dari padang rumput turun mutunya karena pemeliharaan ternak yang berlebihan, pemadatan, dan erosi. Peternakan juga bertanggung jawab atas konsumsi dan polusi air yang sangat banyak. Di Amerika Serikat sendiri, trilyunan galon air irigasi digunakan untuk menanam pakan ternak setiap tahunnya. Sekitar 85 persen dari sumber air bersih di Amerika Serikat digunakan untuk itu. Ternak juga menimbulkan limbah biologi berlebihan bagi ekosistem.</p>
<p>Konsumsi air untuk menghasilkan satu kilo makanan dalam pertanian pakan ternak di Amerika Serikat</p>
<table class="wikitable" border="0">
<tbody>
<tr>
<th>1 kg daging</th>
<th>Air (liter)</th>
</tr>
<tr>
<td>Daging sapi</td>
<td>1.000.000</td>
</tr>
<tr>
<td>Babi</td>
<td>3.260</td>
</tr>
<tr>
<td>Ayam</td>
<td>12.665</td>
</tr>
<tr>
<td>Kedelai</td>
<td>2.000</td>
</tr>
<tr>
<td>Beras</td>
<td>1.912</td>
</tr>
<tr>
<td>Kentang</td>
<td>500</td>
</tr>
<tr>
<td>Gandum</td>
<td>200</td>
</tr>
<tr>
<td>Slada</td>
<td>180</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Selain kerusakan terhadap lingkungan dan ekosistem, tidak sulit untuk menghitung bahwa industri ternak sama sekali tidak hemat energi. Industri ternak memerlukan energi yang berlimpah untuk mengubah ternak menjadi daging di atas meja makan orang. Untuk memproduksi satu kilogram daging, telah menghasilkan emisi karbon dioksida sebanyak 36,4 kilo. Sedangkan untuk memproduksi satu kalori protein, kita hanya memerlukan dua kalori bahan bakar fosil untuk menghasilkan kacang kedelai, tiga kalori untuk jagung dan gandum; akan tetapi memerlukan 54 kalori energi minyak tanah untuk protein daging sapi!</p>
<p>Itu berarti kita telah memboroskan bahan bakar fosil 27 kali lebih banyak hanya untuk membuat sebuah hamburger daripada konsumsi yang diperlukan untuk membuat hamburger dari kacang kedelai!</p>
<p>Dengan menggabungkan biaya energi, konsumsi air, penggunaan lahan, polusi lingkungan, kerusakan ekosistem, tidaklah mengherankan jika satu orang berdiet daging dapat memberi makan 15 orang berdiet tumbuh-tumbuhan atau lebih.<br />
Marilah sekarang kita membahas apa saja yang menjadi sumber gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global.</p>
<p>Anda mungkin penasaran bagian mana dari sektor peternakan yang menyumbang emisi gas rumah kaca. <strong>Berikut garis besarnya menurut FAO:</strong></p>
<p><strong>1. Emisi karbon dari pembuatan pakan ternak</strong></p>
<p>a. Penggunaan bahan bakar fosil dalam pembuatan pupuk menyumbang 41 juta ton CO2 setiap tahunnya</p>
<p>b. Penggunaan bahan bakar fosil di peternakan menyumbang 90 juta ton CO2 per tahunnya (misal diesel atau LPG)</p>
<p>c. Alih fungsi lahan yang digunakan untuk peternakan menyumbang 2,4 milyar ton CO2 per tahunnya, termasuk di sini lahan yang diubah untuk merumput ternak, lahan yang diubah untuk menanam kacang kedelai sebagai makanan ternak, atau pembukaan hutan untuk lahan peternakan</p>
<p>d. Karbon yang terlepas dari pengolahan tanah pertanian untuk pakan ternak (misal jagung, gandum, atau kacang kedelai) dapat mencapai 28 juta CO2 per tahunnya. Perlu Anda ketahui, setidaknya 80% panen kacang kedelai dan 50% panen jagung di dunia digunakan sebagai makanan ternak.7</p>
<p>e. Karbon yang terlepas dari padang rumput karena terkikis menjadi gurun menyumbang 100 juta ton CO2 per tahunnya 2. Emisi karbon dari sistem pencernaan hewan</p>
<p>a. Metana yang dilepaskan dalam proses pencernaan hewan dapat mencapai 86 juta ton per tahunnya.</p>
<p>b. Metana yang terlepas dari pupuk kotoran hewan dapat mencapai 18 juta ton per tahunnya.</p>
<p><strong>3. Emisi karbon dari pengolahan dan pengangkutan daging hewan ternak ke konsumen</strong></p>
<p>a. Emisi CO2 dari pengolahan daging dapat mencapai puluhan juta ton per tahun.</p>
<p>b. Emisi CO2 dari pengangkutan produk hewan ternak dapat mencapai lebih dari 0,8 juta ton per tahun.<br />
Dari uraian di atas, Anda bisa melihat besaran sumbangan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari tiap komponen sektor peternakan. Di Australia, emisi gas rumah kaca dari sektor peternakan lebih besar dari pembangkit listrik tenaga batu bara. Dalam kurun waktu 20 tahun, sektor peternakan Australia menyumbang 3 juta ton metana setiap tahun (setara dengan 216 juta ton CO2), sedangkan sektor pembangkit listrik tenaga batu bara menyumbang 180 juta ton CO2 per tahunnya.</p>
<p>Tahun lalu, penyelidik dari Departemen Sains Geofisika (Department of Geophysical Sciences) Universitas Chicago, Gidon Eshel dan Pamela Martin, juga menyingkap hubungan antara produksi makanan dan masalah lingkungan. Mereka mengukur jumlah gas rumah kaca yang disebabkan oleh daging merah, ikan, unggas, susu, dan telur, serta membandingkan jumlah tersebut dengan seorang yang berdiet vegan. Mereka menemukan bahwa jika diet standar Amerika beralih ke diet tumbuh-tumbuhan, maka akan dapat mencegah satu setengah ton emisi gas rumah kaca ektra per orang per tahun. Kontrasnya, beralih dari sebuah sedan standar seperti Toyota Camry ke sebuah Toyota Prius hibrida menghemat kurang lebih satu ton emisi CO2.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Mengukur pemanasan global</span></strong></p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:282px;"><a class="image" title="Hasil pengukuran konsentrasi CO2 di Mauna Loa" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Mauna_Loa_Carbon_Dioxide.png"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/88/Mauna_Loa_Carbon_Dioxide.png/280px-Mauna_Loa_Carbon_Dioxide.png" border="0" alt="" width="280" height="192" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Mauna_Loa_Carbon_Dioxide.png"><img src="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Hasil pengukuran konsentrasi CO<sub>2</sub> di Mauna Loa</div>
</div>
</div>
<p>Pada awal 1896, para ilmuan beranggapan bahwa membakar bahan bakar fosil akan mengubah komposisi atmosfer dan dapat meningkatkan temperatur rata-rata global. <a title="Hipotesis" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Hipotesis">Hipotesis</a> ini dikonfirmasi tahun 1957 ketika para peneliti yang bekerja pada program penelitian global yaitu International Geophysical Year, mengambil sampel atmosfer dari puncak gunung <a title="Mauna Loa" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Mauna_Loa">Mauna Loa</a> di <a class="mw-redirect" title="Hawai" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Hawai">Hawai</a>. Hasil pengukurannya menunjukkan terjadi peningkatan konsentrasi karbon dioksida di atmosfer. Setelah itu, komposisi dari atmosfer terus diukur dengan cermat. Data-data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa memang terjadi peningkatan konsentrasi dari gas-gas rumah kaca di atmosfer.</p>
<p>Para ilmuan juga telah lama menduga bahwa <a title="Iklim" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Iklim">iklim</a> global semakin menghangat, tetapi mereka tidak mampu memberikan bukti-bukti yang tepat. Temperatur terus bervariasi dari waktu ke waktu dan dari lokasi yang satu ke lokasi lainnya. Perlu bertahun-tahun pengamatan iklim untuk memperoleh data-data yang menunjukkan suatu kecenderungan (<em>trend</em>) yang jelas. Catatan pada akhir 1980-an agak memperlihatkan kecenderungan penghangatan ini, akan tetapi data statistik ini hanya sedikit dan tidak dapat dipercaya. <a class="new" title="Stasiun cuaca (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Stasiun_cuaca&amp;action=edit&amp;redlink=1">Stasiun cuaca</a> pada awalnya, terletak dekat dengan daerah perkotaan sehingga pengukuran temperatur akan dipengaruhi oleh panas yang dipancarkan oleh bangunan dan kendaraan dan juga panas yang disimpan oleh material bangunan dan jalan. Sejak 1957, data-data diperoleh dari stasiun cuaca yang terpercaya (terletak jauh dari perkotaan), serta dari <a title="Satelit" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Satelit">satelit</a>. Data-data ini memberikan pengukuran yang lebih akurat, terutama pada 70 persen permukaan planet yang tertutup lautan. Data-data yang lebih akurat ini menunjukkan bahwa kecenderungan menghangatnya permukaan Bumi benar-benar terjadi. Jika dilihat pada akhir abad ke-20, tercatat bahwa sepuluh tahun terhangat selama seratus tahun terakhir terjadi setelah tahun 1980, dan tiga tahun terpanas terjadi setelah tahun 1990, dengan 1998 menjadi yang paling panas.</p>
<p>Dalam laporan yang dikeluarkannya tahun 2001, <em><a class="mw-redirect" title="Intergovernmental Panel on Climate Change" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Intergovernmental_Panel_on_Climate_Change">Intergovernmental Panel on Climate Change</a> (IPCC)</em> menyimpulkan bahwa temperatur udara global telah meningkat 0,6 derajat Celsius (1 derajat Fahrenheit) sejak 1861. Panel setuju bahwa pemanasan tersebut terutama disebabkan oleh aktifitas manusia yang menambah gas-gas rumah kaca ke atmosfer. IPCC memprediksi peningkatan temperatur rata-rata global akan meningkat <span style="white-space:nowrap;">1.1 hingga 6.4 °C</span> <span style="white-space:nowrap;">(2.0 hingga 11.5 °F)</span> antara tahun 1990 dan 2100.</p>
<p>IPCC panel juga memperingatkan, bahwa meskipun konsentrasi gas di atmosfer tidak bertambah lagi sejak tahun 2100, iklim tetap terus menghangat selama periode tertentu akibat emisi yang telah dilepaskan sebelumnya. karbon dioksida akan tetap berada di atmosfer selama seratus tahun atau lebih sebelum alam mampu menyerapnya kembali. Jika emisi gas rumah kaca terus meningkat, para ahli memprediksi, konsentrasi karbondioksioda di atmosfer dapat meningkat hingga tiga kali lipat pada awal abad ke-22 bila dibandingkan masa sebelum era industri. Akibatnya, akan terjadi perubahan iklim secara dramatis. Walaupun sebenarnya peristiwa perubahan iklim ini telah terjadi beberapa kali sepanjang sejarah Bumi, manusia akan menghadapi masalah ini dengan resiko populasi yang sangat besar.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Model iklim</span></strong></p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:282px;"><a class="image" title="Prakiraan peningkatan temperature terhadap beberapa skenario kestabilan (pita berwarna) berdasarkan Laporan Pandangan IPCC ke Empat. Garis hitam menunjukkan prakiraan terbaik; garis merah dan biru menunjukkan batas-batas kemungkinan yang dapat terjadi." href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:IPCC_AR4_WGIII_GHG_concentration_stabilization_levels.png"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6d/IPCC_AR4_WGIII_GHG_concentration_stabilization_levels.png/280px-IPCC_AR4_WGIII_GHG_concentration_stabilization_levels.png" border="0" alt="" width="280" height="143" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:IPCC_AR4_WGIII_GHG_concentration_stabilization_levels.png"><img src="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Prakiraan peningkatan temperature terhadap beberapa skenario kestabilan (pita berwarna) berdasarkan Laporan Pandangan IPCC ke Empat. Garis hitam menunjukkan prakiraan terbaik; garis merah dan biru menunjukkan batas-batas kemungkinan yang dapat terjadi.</p></div>
</div>
</div>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:282px;"><a class="image" title="Perhitungan pemanasan global pada tahun 2001 dari beberapa model iklim berdasarkan scenario SRES A2, yang mengasumsikan tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mengurangi emisi." href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Global_Warming_Predictions.png"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/aa/Global_Warming_Predictions.png/280px-Global_Warming_Predictions.png" border="0" alt="" width="280" height="200" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Global_Warming_Predictions.png"><img src="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Perhitungan pemanasan global pada tahun 2001 dari beberapa <a class="new" title="Model iklim global (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Model_iklim_global&amp;action=edit&amp;redlink=1">model iklim</a> berdasarkan scenario <a class="new" title="SRES (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=SRES&amp;action=edit&amp;redlink=1">SRES</a> A2, yang mengasumsikan tidak ada tindakan yang dilakukan untuk mengurangi emisi.</div>
</div>
</div>
<dl>
<dd>
<div id="catmore" class="boilerplate"><em><a class="new" title="Model iklim global (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Model_iklim_global&amp;action=edit&amp;redlink=1"><br />
</a></em></div>
</dd>
</dl>
<p>Para ilmuan telah mempelajari pemanasan global berdasarkan model-model computer berdasarkan prinsip-prinsip dasar dinamikan fluida, transfer radiasi, dan proses-proses lainya, dengan beberapa penyederhanaan disebabkan keterbatasan kemampuan komputer. Model-model ini memprediksikan bahwa penambahan gas-gas rumah kaca berefek pada iklim yang lebih hangat.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-14">[15]</a></sup> Walaupun digunakan asumsi-asumsi yang sama terhadap konsentrasi gas rumah kaca di masa depan, <a class="new" title="Sensitivitas iklim (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Sensitivitas_iklim&amp;action=edit&amp;redlink=1">sensitivitas iklimnya</a> masih akan berada pada suatu rentang tertentu.</p>
<p>Dengan memasukkan unsur-unsur ketidakpastian terhadap konsentrasi gas rumah kaca dan pemodelan iklim, IPCC memperkirakan pemanasan sekitar <span style="white-space:nowrap;">1.1 °C hingga 6.4 °C</span> <span style="white-space:nowrap;">(2.0 °F hingga 11.5 °F)</span> antara tahun 1990 dan 2100.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-grida7-0">[1]</a></sup> Model-model iklim juga digunakan untuk menyelidiki penyebab-penyebab perubahan iklim yang terjadi saat ini dengan membandingkan perubahan yang teramati dengan hasil prediksi model terhadap berbagai penyebab, baik alami maupun aktivitas manusia.</p>
<p>Model iklim saat ini menghasilkan kemiripan yang cukup baik dengan perubahan temperature global hasil pengamatan selama seratus tahun terakhir, tetapi tidak mensimulasi semua aspek dari iklim.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-15">[16]</a></sup> Model-model ini tidak secara pasti menyatakan bahwa pemanasan yang terjadi antara tahun 1910 hingga 1945 disebabkan oleh proses alami atau aktivitas manusia; akan tetapi; mereka menunjukkan bahwa pemanasan sejak tahun 1975 didominasi oleh emisi gas-gas yang dihasilkan manusia.</p>
<p>Sebagian besar model-model iklim, ketika menghitung iklim di masa depan, dilakukan berdasarkan skenario-skenario gas rumah kaca, biasanya dari Laporan Khusus terhadap Skenario Emisi (<em><a class="new" title="Special Report on Emissions Scenarios (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Special_Report_on_Emissions_Scenarios&amp;action=edit&amp;redlink=1">Special Report on Emissions Scenarios</a></em> / SRES) IPCC. Yang jarang dilakukan, model menghitung dengan menambahkan simulasi terhadap <a title="Siklus karbon" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Siklus_karbon">siklus karbon</a>; yang biasanya menghasilkan umpan balik yang positif, walaupun responnya masih belum pasti (untuk skenario A2 SRES, respon bervariasi antara penambahan 20 dan 200 ppm CO<sub>2</sub>). Beberapa studi-studi juga menunjukkan beberapa umpan balik positif.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-16">[17]</a></sup><sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-17">[18]</a></sup><sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-18">[19]</a></sup></p>
<p>Pengaruh awan juga merupakan salah satu sumber yang menimbulkan ketidakpastian terhadap model-model yang dihasilkan saat ini, walaupun sekarang telah ada kemajuan dalam menyelesaikan masalah ini. <sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-19">[20]</a></sup> Saat ini juga terjadi diskusi-diskusi yang masih berlanjut mengenai apakah model-model iklim mengesampingkan efek-efek umpan balik dan tak langsung dari <a title="Variasi Matahari" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Variasi_Matahari">variasi Matahari</a>.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Dampak pemanasan global</span></strong></p>
<p>Para ilmuan menggunakan model komputer dari temperatur, pola presipitasi, dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. Berdasarkan model tersebut, para ilmuan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap <a title="Cuaca" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Cuaca">cuaca</a>, tinggi permukaan air laut, <a title="Pantai" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Pantai">pantai</a>, <a title="Pertanian" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Pertanian">pertanian</a>, kehidupan hewan liar dan kesehatan <a title="Manusia" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Manusia">manusia</a>.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Iklim Mulai Tidak Stabil</span></strong></p>
<p>Para ilmuan memperkirakan bahwa selama pemanasan global, daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (<em>Northern Hemisphere</em>) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Temperatur pada <a title="Musim dingin" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Musim_dingin">musim dingin</a> dan malam hari akan cenderung untuk meningkat.</p>
<p>Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. Para ilmuan belum begitu yakin apakah <a class="mw-redirect" title="Kelembaban" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Kelembaban">kelembaban</a> tersebut malah akan meningkatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi. Hal ini disebabkan karena <a title="Uap air" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Uap_air">uap air</a> merupakan <a title="Gas rumah kaca" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Gas_rumah_kaca">gas rumah kaca</a>, sehingga keberadaannya akan meningkatkan efek <a class="new" title="Insulasi (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Insulasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">insulasi</a> pada atmosfer. Akan tetapi, uap air yang lebih banyak juga akan membentuk awan yang lebih banyak, sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa luar, di mana hal ini akan menurunkan proses pemanasan (lihat <a title="Siklus air" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Siklus_air">siklus air</a>). Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan, secara rata-rata, sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. (Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir ini)<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-Encarta-20">[21]</a></sup>. <a title="Badai" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Badai">Badai</a> akan menjadi lebih sering. Selain itu, air akan lebih cepat menguap dari tanah. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. Topan badai (<em>hurricane</em>) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air, akan menjadi lebih besar. Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi, beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Peningkatan Permukaan Laut</span></strong></p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:252px;"><a class="image" title="Perubahan tinggi rata-rata muka laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi." href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Recent_Sea_Level_Rise.png"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0f/Recent_Sea_Level_Rise.png/250px-Recent_Sea_Level_Rise.png" border="0" alt="" width="250" height="174" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Berkas:Recent_Sea_Level_Rise.png"><img src="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Perubahan tinggi rata-rata muka laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi.</p></div>
</div>
</div>
<p>Ketika atmosfer menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar <a title="Greenland" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Greenland">Greenland</a>, yang lebih memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 &#8211; 25 cm (4 &#8211; 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 &#8211; 88 cm (4 &#8211; 35 inchi) pada abad ke-21.</p>
<p>Perubahan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di daerah pantai. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah <a title="Belanda" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Belanda">Belanda</a>, 17,5 persen daerah <a title="Bangladesh" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Bangladesh">Bangladesh</a>, dan banyak pulau-pulau. <a title="Erosi" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Erosi">Erosi</a> dari tebing, pantai, dan bukit pasir akan meningkat. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai, banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya, sedangkan negara-negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai.</p>
<p>Bahkan sedikit kenaikan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi ekosistem pantai. Kenaikan 50 cm (20 inchi) akan menenggelamkan separuh dari rawa-rawa pantai di <a title="Amerika Serikat" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a>. Rawa-rawa baru juga akan terbentuk, tetapi tidak di area perkotaan dan daerah yang sudah dibangun. Kenaikan muka laut ini akan menutupi sebagian besar dari <a class="new" title="Florida Everglades (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Florida_Everglades&amp;action=edit&amp;redlink=1">Florida Everglades</a>.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Suhu Global Cenderung Meningkat</span></strong></p>
<p>Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya, tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Bagian Selatan <a title="Kanada" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Kanada">Kanada</a>, sebagai contoh, mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. Di lain pihak, lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian <a title="Afrika" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Afrika">Afrika</a> mungkin tidak dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika <em>snowpack</em> (kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Gangguan Ekologis</span></strong></p>
<p>Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dalam pemanasan global, hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena <a title="Habitat" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Habitat">habitat</a> lamanya menjadi terlalu hangat. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Dampak Sosial Dan Politik</span></strong></p>
<p><strong>Perubahan cuaca dan lautan</strong> dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (<a class="new" title="Heat stroke (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Heat_stroke&amp;action=edit&amp;redlink=1">heat stroke</a>) dan kematian. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan <a title="Malnutrisi" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Malnutrisi">malnutrisi</a>. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: <a title="Diare" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Diare">diare</a>, <a title="Malnutrisi" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Malnutrisi">malnutrisi</a>, <a class="new" title="Defisiensi mikronutrien (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Defisiensi_mikronutrien&amp;action=edit&amp;redlink=1">defisiensi mikronutrien</a>, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain.</p>
<p><strong>Pergeseran ekosistem</strong> dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (<a class="new" title="Waterborne diseases (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Waterborne_diseases&amp;action=edit&amp;redlink=1">Waterborne diseases</a>) maupun penyebaran penyakit melalui <a title="Vektor" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Vektor">vektor</a> (vector-borne diseases). Seperti meningkatnya kejadian <a class="new" title="Demam Berdarah (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Demam_Berdarah&amp;action=edit&amp;redlink=1">Demam Berdarah</a> karena munculnya ruang (<a title="Ekosistem" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Ekosistem">ekosistem</a>) baru untuk nyamuk ini berkembang biak. Dengan adamya perubahan iklim ini maka ada beberapa spesies vektor penyakit (eq Aedes Agipty), Virus, bakteri, plasmodium menjadi lebih resisten terhadap obat tertentu yang target nya adala organisme tersebut. Selain itu bisa diprediksi kan bahwa ada beberapa spesies yang secara alamiah akan terseleksi ataupun punah dikarenakan perbuhan ekosistem yang ekstreem ini. hal ini juga akan berdampak perubahan iklim (Climat change)yang bis berdampak kepada peningkatan kasus penyakit tertentu seperti ISPA (kemarau panjang / kebakaran hutan, DBD Kaitan dengan musim hujan tidak menentu)</p>
<p>Gradasi Lingkungan <strong>yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti <a title="Asma" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Asma">asma</a>, <a title="Alergi" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Alergi">alergi</a>, <a class="new" title="Coccidiodomycosis (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Coccidiodomycosis&amp;action=edit&amp;redlink=1">coccidiodomycosis</a>, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain.</strong></p>
<p><strong><span class="mw-headline">Perdebatan tentang pemanasan global</span></strong></p>
<p>Tidak semua ilmuwan setuju tentang keadaan dan akibat dari pemanasan global. Beberapa pengamat masih mempertanyakan apakah temperatur benar-benar meningkat. Yang lainnya mengakui perubahan yang telah terjadi tetapi tetap membantah bahwa masih terlalu dini untuk membuat prediksi tentang keadaan di masa depan. Kritikan seperti ini juga dapat membantah bukti-bukti yang menunjukkan kontribusi manusia terhadap pemanasan global dengan berargumen bahwa siklus alami dapat juga meningkatkan temperatur. Mereka juga menunjukkan fakta-fakta bahwa pemanasan berkelanjutan dapat menguntungkan di beberapa daerah.</p>
<p>Para ilmuwan yang mempertanyakan pemanasan global cenderung menunjukkan tiga perbedaan yang masih dipertanyakan antara prediksi model pemanasan global dengan perilaku sebenarnya yang terjadi pada iklim. Pertama, pemanasan cenderung berhenti selama tiga dekade pada pertengahan abad ke-20; bahkan ada masa pendinginan sebelum naik kembali pada tahun 1970-an. Kedua, jumlah total pemanasan selama abad ke-20 hanya separuh dari yang diprediksi oleh model. Ketiga, <a title="Troposfer" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Troposfer">troposfer</a>, lapisan atmosfer terendah, tidak memanas secepat prediksi model. Akan tetapi, pendukung adanya pemanasan global yakin dapat menjawab dua dari tiga pertanyaan tersebut.</p>
<p>Kurangnya pemanasan pada pertengahan abad disebabkan oleh besarnya <a class="mw-redirect" title="Polusi udara" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Polusi_udara">polusi udara</a> yang menyebarkan partikulat-partikulat, terutama <a class="new" title="Sulfat (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Sulfat&amp;action=edit&amp;redlink=1">sulfat</a>, ke atmosfer. Partikulat ini, juga dikenal sebagai <a title="Aerosol" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Aerosol">aerosol</a>, memantulkan sebagian sinar matahari kembali ke angkasa luar. Pemanasan berkelanjutan akhirnya mengatasi efek ini, sebagian lagi karena adanya kontrol terhadap polusi yang menyebabkan udara menjadi lebih bersih.</p>
<p>Keadaan pemanasan global sejak 1900 yang ternyata tidak seperti yang diprediksi disebabkan penyerapan panas secara besar oleh lautan. Para ilmuan telah lama memprediksi hal ini tetapi tidak memiliki cukup data untuk membuktikannya. Pada tahun 2000, <em>U.S. National Oceanic and Atmospheric Administration</em> (NOAA) memberikan hasil analisa baru tentang temperatur air yang diukur oleh para pengamat di seluruh dunia selama 50 tahun terakhir. Hasil pengukuran tersebut memperlihatkan adanya kecenderungan pemanasan: temperatur laut dunia pada tahun 1998 lebih tinggi 0,2 derajat Celsius (0,3 derajat Fahrenheit) daripada temperatur rata-rata 50 tahun terakhir, ada sedikit perubahan tetapi cukup berarti.<sup class="reference"><a href="http://hon3y94.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-Encarta-20">[21]</a></sup></p>
<p>Pertanyaan ketiga masih membingungkan. Satelit mendeteksi lebih sedikit pemanasan di troposfer dibandingkan prediksi model. Menurut beberapa kritikus, pembacaan atmosfer tersebut benar, sedangkan pengukuran atmosfer dari permukaan Bumi tidak dapat dipercaya. Pada bulan Januari 2000, sebuah panel yang ditunjuk oleh <em>National Academy of Sciences</em> untuk membahas masalah ini mengakui bahwa pemanasan permukaan Bumi tidak dapat diragukan lagi. Akan tetapi, pengukuran troposfer yang lebih rendah dari prediksi model tidak dapat dijelaskan secara jelas</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Pengendalian pemanasan global</span></strong></p>
<p>Konsumsi total <a title="Bahan bakar fosil" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Bahan_bakar_fosil">bahan bakar fosil</a> di dunia meningkat sebesar 1 persen per-tahun. Langkah-langkah yang dilakukan atau yang sedang diskusikan saat ini tidak ada yang dapat mencegah pemanasan global di masa depan. Tantangan yang ada saat ini adalah mengatasi efek yang timbul sambil melakukan langkah-langkah untuk mencegah semakin berubahnya iklim di masa depan.</p>
<p>Kerusakan yang parah dapat diatasi dengan berbagai cara. Daerah pantai dapat dilindungi dengan dinding dan penghalang untuk mencegah masuknya air laut. Cara lainnya, pemerintah dapat membantu populasi di pantai untuk pindah ke daerah yang lebih tinggi. Beberapa negara, seperti Amerika Serikat, dapat menyelamatkan tumbuhan dan hewan dengan tetap menjaga koridor (jalur) habitatnya, mengosongkan tanah yang belum dibangun dari selatan ke utara. Spesies-spesies dapat secara perlahan-lahan berpindah sepanjang koridor ini untuk menuju ke habitat yang lebih dingin.</p>
<p>Ada dua pendekatan utama untuk memperlambat semakin bertambahnya gas rumah kaca. Pertama, mencegah karbon dioksida dilepas ke atmosfer dengan menyimpan gas tersebut atau komponen karbon-nya di tempat lain. Cara ini disebut <em>carbon sequestration</em> (menghilangkan karbon). Kedua, mengurangi produksi gas rumah kaca.</p>
<p><strong><span class="mw-headline">Menghilangkan karbon</span></strong></p>
<p>Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam <a title="Pohon" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Pohon">pohon</a> lebih banyak lagi. Pohon, terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya, menyerap karbon dioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui fotosintesis, dan menyimpan karbon dalam <a title="Kayu" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Kayu">kayunya</a>. Di seluruh dunia, tingkat perambahan <a title="Hutan" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Hutan">hutan</a> telah mencapai level yang mengkhawatirkan. Di banyak area, tanaman yang tumbuh kembali sedikit sekali karena tanah kehilangan kesuburannya ketika diubah untuk kegunaan yang lain, seperti untuk lahan pertanian atau pembangunan rumah tinggal. Langkah untuk mengatasi hal ini adalah dengan penghutanan kembali yang berperan dalam mengurangi semakin bertambahnya gas rumah kaca.</p>
<p>Gas karbon dioksida juga dapat dihilangkan secara langsung. Caranya dengan menyuntikkan (menginjeksikan) gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan (lihat <em><a class="new" title="Enhanced Oil Recovery (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Enhanced_Oil_Recovery&amp;action=edit&amp;redlink=1">Enhanced Oil Recovery</a></em>). Injeksi juga bisa dilakukan untuk mengisolasi gas ini di bawah tanah seperti dalam sumur minyak, lapisan batubara atau <em>aquifer</em>. Hal ini telah dilakukan di salah satu <a class="mw-redirect" title="Anjungan pengeboran lepas pantai" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Anjungan_pengeboran_lepas_pantai">anjungan pengeboran lepas pantai</a> <a title="Norwegia" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Norwegia">Norwegia</a>, di mana karbon dioksida yang terbawa ke permukaan bersama <a title="Gas alam" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Gas_alam">gas alam</a> ditangkap dan diinjeksikan kembali ke <em>aquifer</em> sehingga tidak dapat kembali ke permukaan.</p>
<p>Salah satu sumber penyumbang karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar fosil. Penggunaan bahan bakar fosil mulai meningkat pesat sejak <a class="mw-redirect" title="Revolusi industri" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Revolusi_industri">revolusi industri</a> pada abad ke-18. Pada saat itu, <a title="Batubara" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Batubara">batubara</a> menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh <a title="Minyak bumi" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Minyak_bumi">minyak bumi</a> pada pertengahan abad ke-19. Pada abad ke-20, energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi. Perubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara tidak langsung telah mengurangi jumlah karbon dioksida yang dilepas ke udara, karena gas melepaskan karbon dioksida lebih sedikit bila dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan batubara. Walaupun demikian, penggunaan <a class="mw-redirect" title="Energi terbaharui" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Energi_terbaharui">energi terbaharui</a> dan <a title="Daya nuklir" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Daya_nuklir">energi nuklir</a> lebih mengurangi pelepasan karbon dioksida ke udara. Energi nuklir, walaupun kontroversial karena alasan keselamatan dan limbahnya yang berbahaya, bahkan tidak melepas karbon dioksida sama sekali.</p>
<p><a id="Persetujuan_internasional" name="Persetujuan_internasional"></a></p>
<h3><span class="mw-headline">Persetujuan internasional</span></h3>
<p>Kerjasama internasional diperlukan untuk mensukseskan pengurangan gas-gas rumah kaca. Di tahun 1992, pada <em><a class="new" title="Earth Summit (halaman belum tersedia)" href="http://hon3y94.wordpress.com/w/index.php?title=Earth_Summit&amp;action=edit&amp;redlink=1">Earth Summit</a></em> di <a title="Rio de Janeiro" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Rio_de_Janeiro">Rio de Janeiro</a>, <a class="mw-redirect" title="Brazil" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Brazil">Brazil</a>, 150 negara berikrar untuk menghadapi masalah gas rumah kaca dan setuju untuk menterjemahkan maksud ini dalam suatu perjanjian yang mengikat. Pada tahun 1997 di <a title="Jepang" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Jepang">Jepang</a>, 160 negara merumuskan persetujuan yang lebih kuat yang dikenal dengan <a title="Protokol Kyoto" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Protokol_Kyoto">Protokol Kyoto</a>.</p>
<p>Perjanjian ini, yang belum diimplementasikan, menyerukan kepada 38 negara-negara industri yang memegang persentase paling besar dalam melepaskan gas-gas rumah kaca untuk memotong emisi mereka ke tingkat 5 persen di bawah emisi tahun 1990. Pengurangan ini harus dapat dicapai paling lambat tahun 2012. Pada mulanya, <a title="Amerika Serikat" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a> mengajukan diri untuk melakukan pemotongan yang lebih ambisius, menjanjikan pengurangan emisi hingga 7 persen di bawah tingkat 1990; <a title="Uni Eropa" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Uni_Eropa">Uni Eropa</a>, yang menginginkan perjanjian yang lebih keras, berkomitmen 8 persen; dan Jepang 6 persen. Sisa 122 negara lainnya, sebagian besar <a title="Negara berkembang" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Negara_berkembang">negara berkembang</a>, tidak diminta untuk berkomitmen dalam pengurangan emisi gas.</p>
<p>Akan tetapi, pada tahun 2001, <a class="mw-redirect" title="Presiden Amerika Serikat" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Presiden_Amerika_Serikat">Presiden Amerika Serikat</a> yang baru terpilih, <a class="mw-redirect" title="George W. Bush" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/George_W._Bush">George W. Bush</a> mengumumkan bahwa perjanjian untuk pengurangan karbon dioksida tersebut menelan biaya yang sangat besar. Ia juga menyangkal dengan menyatakan bahwa negara-negara berkembang tidak dibebani dengan persyaratan pengurangan karbon dioksida ini. Kyoto Protokol tidak berpengaruh apa-apa bila negara-negara industri yang bertanggung jawab menyumbang 55 persen dari emisi gas rumah kaca pada tahun 1990 tidak meratifikasinya. Persyaratan itu berhasil dipenuhi ketika tahun 2004, Presiden <a title="Rusia" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Rusia">Rusia</a> <a title="Vladimir Putin" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Vladimir_Putin">Vladimir Putin</a> meratifikasi perjanjian ini, memberikan jalan untuk berlakunya perjanjian ini mulai <a title="16 Februari" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/16_Februari">16 Februari</a> 2005.</p>
<p>Banyak orang mengkritik Protokol Kyoto terlalu lemah. Bahkan jika perjanjian ini dilaksanakan segera, ia hanya akan sedikit mengurangi bertambahnya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer. Suatu tindakan yang keras akan diperlukan nanti, terutama karena negara-negara berkembang yang dikecualikan dari perjanjian ini akan menghasilkan separuh dari emisi gas rumah kaca pada 2035. Penentang protokol ini memiliki posisi yang sangat kuat. Penolakan terhadap perjanjian ini di <a title="Amerika Serikat" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a> terutama dikemukakan oleh industri minyak, industri batubara dan perusahaan-perusahaan lainnya yang produksinya tergantung pada bahan bakar fosil. Para penentang ini mengklaim bahwa biaya ekonomi yang diperlukan untuk melaksanakan Protokol Kyoto dapat menjapai 300 milyar dollar AS, terutama disebabkan oleh biaya energi. Sebaliknya pendukung Protokol Kyoto percaya bahwa biaya yang diperlukan hanya sebesar 88 milyar dollar AS dan dapat lebih kurang lagi serta dikembalikan dalam bentuk penghematan uang setelah mengubah ke peralatan, kendaraan, dan proses industri yang lebih effisien.</p>
<p>Pada suatu negara dengan kebijakan lingkungan yang ketat, ekonominya dapat terus tumbuh walaupun berbagai macam polusi telah dikurangi. Akan tetapi membatasi emisi karbon dioksida terbukti sulit dilakukan. Sebagai contoh, <a title="Belanda" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Belanda">Belanda</a>, negara industrialis besar yang juga pelopor lingkungan, telah berhasil mengatasi berbagai macam polusi tetapi gagal untuk memenuhi targetnya dalam mengurangi produksi karbon dioksida.</p>
<p>Setelah tahun 1997, para perwakilan dari penandatangan Protokol Kyoto bertemu secara reguler untuk menegoisasikan isu-isu yang belum terselesaikan seperti peraturan, metode dan pinalti yang wajib diterapkan pada setiap negara untuk memperlambat emisi gas rumah kaca. Para negoisator merancang sistem di mana suatu negara yang memiliki program pembersihan yang sukses dapat mengambil keuntungan dengan menjual hak polusi yang tidak digunakan ke negara lain. Sistem ini disebut <a title="Perdagangan karbon" href="http://hon3y94.wordpress.com/wiki/Perdagangan_karbon">perdagangan karbon</a>. Sebagai contoh, negara yang sulit meningkatkan lagi hasilnya, seperti Belanda, dapat membeli kredit polusi di pasar, yang dapat diperoleh dengan biaya yang lebih rendah. Rusia, merupakan negara yang memperoleh keuntungan bila sistem ini diterapkan. Pada tahun 1990, ekonomi Rusia sangat payah dan emisi gas rumah kacanya sangat tinggi. Karena kemudian Rusia berhasil memotong emisinya lebih dari 5 persen di bawah tingkat 1990, ia berada dalam posisi untuk menjual kredit emisi ke negara-negara industri lainnya, terutama mereka yang ada di Uni Eropa</p>
<p>sumber: <a href="http://id.wikipedia.org">http://id.wikipedia.org</a></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hon3y94.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hon3y94.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hon3y94.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hon3y94.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hon3y94.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hon3y94.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hon3y94.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hon3y94.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hon3y94.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hon3y94.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hon3y94.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hon3y94.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hon3y94.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hon3y94.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=20&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/21/pemanasan-globallll/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/072a91cacd739b286868a784b02168a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hon3y94</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f4/Instrumental_Temperature_Record.png/280px-Instrumental_Temperature_Record.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8c/Global_Warming_Map.jpg/280px-Global_Warming_Map.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0d/Solar-cycle-data.png/280px-Solar-cycle-data.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/88/Mauna_Loa_Carbon_Dioxide.png/280px-Mauna_Loa_Carbon_Dioxide.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6d/IPCC_AR4_WGIII_GHG_concentration_stabilization_levels.png/280px-IPCC_AR4_WGIII_GHG_concentration_stabilization_levels.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/aa/Global_Warming_Predictions.png/280px-Global_Warming_Predictions.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0f/Recent_Sea_Level_Rise.png/250px-Recent_Sea_Level_Rise.png" medium="image" />

		<media:content url="http://hon3y94.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>perSaHabAtan</title>
		<link>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/18/persahabatan/</link>
		<comments>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/18/persahabatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 12:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hon3y94</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hon3y94.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa tips menjalin persahabatan: Berikut tips untuk menjalin persahabatan yang baik, agar persahabatan yang kita jalin tidak sia-sia dan sirna begitu saja tanpa ada nya perselisihan-perselisihan, dan lainnya. berikut tipsnya, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca. 1. Pikirkanlah apa yang dapat kamu berikan kepada sahabatmu bukan apa yang dapat kamu peroleh dari persahabatan. Jangan bersahabat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=13&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa tips menjalin persahabatan:</p>
<p>Berikut tips untuk menjalin persahabatan yang baik, agar persahabatan yang kita jalin tidak sia-sia dan sirna begitu saja tanpa ada nya perselisihan-perselisihan, dan lainnya.</p>
<p>berikut tipsnya, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca.</p>
<p>1. Pikirkanlah apa yang dapat kamu berikan kepada sahabatmu bukan apa yang dapat kamu peroleh dari persahabatan. Jangan bersahabat hanya demi memperoleh kesenangan, karena jika demikian, kamu bukanlah sahabat sejati. Hargailah sahabatmu seperti kamu ingin dihargai.</p>
<p><span id="more-13"></span></p>
<p>2.  Dukunglah sahabatmu. Sahabat sejati selalu saling menyemangati dan &#8216;mendorong&#8217; supaya mereka bersama-sama dapat menjadi yang terbaik bukannya saling menjatuhkan. Ia turut berbahagia ketika sahabatnya berhasil mencapai apa yang diinginkannya dan tidak merasa tersaingi.</p>
<p>3. Bersedia untuk memaafkan Jangan biarkan &#8216;luka&#8217; berkembang menjadi kepahitan karena hal ini akan menghancurkan persahabatan yang ada. Maafkan kesalahan yang diperbuat olehsahabatmu dan jangan biarkan luka itu merusak hubunganmu.</p>
<p>4. Jangan memandang kesalahan yang dibuatnya Ini adalah suatu cara untuk menunjukkan betapa kita peduli terhadap dia. Jangan tinggalkan sahabatmu saat dia berbuat kesalahan. Bersabarlah dan tuntunlah dia untuk berubah. Sadarilah bahwa tidak ada orang yang sempurna.</p>
<p>5. Jadilah sahabat yang dapat diandalkan dan tepatilah janji yang telah kamu ucapkan.</p>
<p>6. Jangan mencoba untuk mengontrol sahabatmu. Bersahabat bukan berarti harus selalu bersama-sama. Memang akan sangat menyenangkan bila dapat selalu bersama dengan orang yang kita kasihi. Namun ingat, sahabat kita</p>
<p>7. itu bukan monopoli kita sendiri karena ia juga mempunyai teman lain selain kita. Untuk itu jangan merasa dikhianati ketika temanmu bergaul dengan yang lain, sebaliknya usahakan kamu juga dapat berteman dengan mereka. Hal ini akan membuat kita dan sahabat kita lebih menghargai satu sama lain.</p>
<p>8. Selalu ada disaat senang maupun susah Bergembiralah bersama mereka saat mereka sedang bergembira namun jangan ada hanya pada saat senang saja.</p>
<p>9. Ketika sahabatmu sedang kesal akan sesuatu, berikan mereka perhatian. Yang paling dibutuhkan dari seorang sahabat adalah sepasang telinga yang simpatik dan yang mau memahami perasaan mereka.</p>
<p>10. Menerima apa adanya sahabatmu Jangan menuntut sahabat kita untuk bereaksi dengan cara yang sama seperti yang biasa kita lakukan. Hargailah dia apa adanya termasuk juga keputusan yang dia ambil yang mungkin tidak sesuai dengan kehendak kita.</p>
<p>11.  Jangan jadi &#8216;Ember&#8217; (mulut bocor). Belajarlah untuk menjaga rahasia sahabatmu.</p>
<p>12. Jangan biarkan perbedaan pendapat menghancurkan persahabatanmu. Misalkan kamu sedang berdiskusi dengan sahabatmu dan waktu kamu mengemukakan pendapat yang menurut kamu benar ternyata ia tidak setuju. Bila itu terjadi, jangan terus berdebat yang hanya akan membuat kamu dongkol. Lepaskan hasrat untuk menang sendiri daripada persahabatanmu rusak karenanya.</p>
<p>sumber:http://whandi.net</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hon3y94.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hon3y94.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hon3y94.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hon3y94.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hon3y94.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hon3y94.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hon3y94.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hon3y94.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hon3y94.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hon3y94.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hon3y94.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hon3y94.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hon3y94.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hon3y94.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=13&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/18/persahabatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/072a91cacd739b286868a784b02168a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hon3y94</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>vaLentine</title>
		<link>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/18/valentine/</link>
		<comments>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/18/valentine/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 12:07:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hon3y94</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hon3y94.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Hukum Valentin Ditulis pada 10 32009vUTC02bUTCWed, 11 Feb 2009 14:00:54 +0000 2006 oleh antosalafy Menyorot Perayaan Valentine’s Day   Cinta adalah sebuah kata yang indah dan mempesona yang hingga sekarang belum ada yang bisa mendefinisikan kata cinta itu sendiri. Meskipun demikian setiap insan yang memiliki hati dan pikiran yang normal tahu apa itu cinta dan bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=10&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a title="Hukum Valentin" rel="bookmark" href="http://antosalafy.wordpress.com/2009/02/11/menyorot-perayaan-valentine%e2%80%99s-day/"><span style="color:#105cb6;">Hukum Valentin</span></a></h2>
<div class="postinfo">Ditulis pada <span class="postdate"><span style="color:#a12a2a;">10 32009vUTC02bUTCWed, 11 Feb 2009 14:00:54 +0000 2006</span></span> oleh antosalafy</div>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p style="text-align:center;"><strong>Menyorot Perayaan Valentine’s Day</strong></p>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:justify;">Cinta adalah sebuah kata yang indah dan mempesona yang hingga sekarang belum ada yang bisa mendefinisikan kata cinta itu sendiri. Meskipun demikian setiap insan yang memiliki hati dan pikiran yang normal tahu apa itu cinta dan bagaimana rasanya. Maha suci Dzat Yang telah menciptakan cinta.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita berbicara tentang cinta, maka secara hakikat kita akan berbicara tentang kasih sayang; jika kita berbicara tentang kasih sayang, maka akan terbetik dalam benak kita akan suatu hari yang setiap tahunnya dirayakan, hari yang selalu dinanti-nantikan oleh orang-orang yang dimabuk cinta, dan hari yang merupakan <strong>momen terpenting bagi </strong><strong>para pemuja nafsu. </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sejenak membuka lembaran sejarah kehidupan manusia, maka disana ada suatu kisah yang konon kabarnya adalah tonggak sejarah asal mula diadakannya hari yang dinanti-nantikan itu. Tentunya para pembaca sudah bisa menebak hari yang kami maksud. Hari itu tak lain dan tak bukan adalah <strong>“Valentine Days”</strong> (Hari Kasih Sayang?).</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-10"></span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Definisi Valentine Days </strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Para Pembaca yang budiman, mari kita sejenak menelusuri defenisi Valentine Days dari referensi mereka sendiri! Kalau kita membuka beberapa ensiklopedia, maka kita akan menemukan defenesi Valentine di tiga tempat :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong><em>Ensiklopedia Amerika</em></strong> (volume XIII/hal. 464) menyatakan, <em>“Tanggal 14 Februari adalah hari perayaan modern yang berasal dari dihukum matinya seorang pahlawan kristen yaitu Santo Valentine pada tanggal 14 Februari 270 M”.</em></li>
<li><strong><em>Ensiklopedia Amerika</em></strong> (volume XXVII/hal. 860) menyebutkan, <em>“Yaitu sebuah hari dimana orang-orang yang sedang dilanda cinta secara tradisional saling mengirimkan pesan cinta dan hadiah-hadiah. Yaitu hari dimana Santo Valentine mengalami martir (seorang yang mati sebagai pahlawan karena mempertahankan kepercayaan/keyakinan)”.</em></li>
<li><strong><em>Ensiklopedia Britania</em></strong> (volume XIII/hal. 949), <em>“Valentine yang disebutkan itu adalah seorang utusan dari Rhaetia dan dimuliakan di Passau sebagai uskup pertama”. </em></li>
<li><strong>Sejarah Singkat Valentine Days </strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Konon kabarnya, sejak abad ke-4 SM, telah ada perayaan hari kasih sayang. Namun perayaan tersebut tidak dinamakan hari Valentine. Perayaan itu tidak memiliki hubungan sama sekali dangan hari Valentine, akan tetapi untuk menghormati dewa yang bernama <em>Lupercus</em>. Acara ini berbentuk upacara dan di dalamnya diselingi penarikan undian untuk mencari pasangan. Dengan menarik gulungan kertas yang berisikan nama, para gadis mendapatkan pasangan. Kemudian mereka menikah untuk periode satu tahun, sesudah itu mereka bisa ditinggalkan begitu saja. Dan kalau sudah sendiri, mereka menulis namanya untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, pada 14 Februari 269 M meninggalkan <strong>seorang pendeta kristen yang bernama Valentine.</strong> Semasa hidupnya, selain sebagai pendeta ia juga dikenal sebagai tabib (dokter) yang dermawan, baik hati dan memiliki jiwa patriotisme yang mampu membangkitkan semangat berjuang. Dengan sifat-sifatnya tersebut, nampaknya mampu membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap penderitaan yang mereka rasakan, karena kezhaliman sang Kaisar. Kaisar ini sangat membenci orang-orang Nashrani dan mengejar pengikut ajaran nabi Isa. Pendeta Valentine ini dibunuh karena melanggar peraturan yang dibuat oleh sang Kaisar, yaitu melarang para pemuda untuk menikah, karena pemuda lajang dapat dijadikan tentara yang lebih baik daripada tentara yang telah menikah. Valentine sebagai pendeta, sedih melihat pemuda yang mabuk asmara. Akhirnya dengan penuh keberanian, ia melanggar perintah sang Kaisar. Dengan diam-diam ia menikahkan sepasang anak muda. Pendeta Valentine berusaha menolong pasangan yang sedang jatuh cinta dan ingin membentuk keluarga. Pasangan yang ingin menikah lalu diberkati di tempat yang tersembunyi. Namun rupanya, sang Kaisar mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh pendeta tersebut, dan kaisar sangat tersinggung hingga sang Pendeta diberi hukuman penggal oleh Kaisar Romawi yang bergelar <em>Cladius II</em>. Sejak kematian Valentine, kisahnya menyebar dan meluas, hingga tidak satu pelosok pun di daerah Roma yang tak mendengar kisah hidup dan kematiannya. Kakek dan nenek mendongengkan cerita Santo Valentine pada anak dan cucunya sampai pada tingkat pengkultusan !!</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika agama Katolik mulai berkembang, para pemimipin gereja ingin turut andil dalam peran tersebut. Untuk mensiasatinya, mereka mencari tokoh baru sebagai pengganti Dewa Kasih Sayang, <em>Lupercus</em>. Akhirnya mereka menemukan pengganti Lupercus, yaitu <strong>Santo Valentine</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Di tahun 494 M, Paus Gelasius I mengubah upacara <em>Lupercaria</em> yang dilaksanakan setiap 15 Februari menjadi perayaan resmi pihak gereja. Dua tahun kemudian, sang Paus mengganti tanggal perayaan tersebut menjadi <strong>14 Februari</strong> yang bertepatan dengan tanggal matinya Santo Valentine sebagai bentuk penghormatan dan pengkultusan kepada Santo Valentine. Dengan demikian perayaan <em>Lupercaria</em> sudah tidak ada lagi dan diganti dengan <strong>“Valentine Days”</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sesuai perkembangannya, <strong>Hari Kasih Sayang</strong> tersebut menjadi semacam <strong>rutinitas ritual</strong> bagi kaum gereja untuk dirayakan. Biar tidak kelihatan formal, mereka membungkusnya dengan hiburan atau pesta-pesta.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong><em>Hukum Islam tentang Perayaan Valentine Days </em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Dalam Islam memang disyari’atkan berkasih sayang kepada sesama muslim, namun semuanya berada dalam batas-batas dan ketentuan Allah <em>-Ta’ala-</em> . Betapa banyak kita dapatkan para pemuda dan pemudi dari kalangan kaum muslimin yang masih jahil (bodoh) tentang permasalahan ini. Lebih parah lagi, ada sebagian orang yang tidak mau peduli dan hanya menuruti hawa nafsunya. Padahal perayaan <strong>Hari Kasih Sayang</strong> (Valentine Days) haram dari beberapa segi berikut :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Tasyabbuh dengan Orang-orang Kafir </strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Hari raya –seperti, Valentine Days- merupakan ciri khas, dan <em>manhaj</em> (metode) orang-orang kafir yang harus dijauhi. Seorang muslim tak boleh menyerupai mereka dalam merayakan hari itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Ad-Dimasyqiy</strong><em>-rahimahullah-</em> berkata, <em>“Tak ada bedanya antara mengikuti mereka dalam hari raya, dan mengikuti mereka dalam seluruh manhaj (metode beragama), karena mencocoki mereka dalam seluruh hari raya berarti mencocoki mereka dalam kekufuran. Mencocoki mereka dalam sebagaian hari raya berarti mencocoki mereka dalam sebagian cabang-cabang kekufuran. Bahkan hari raya adalah ciri khas yang paling khusus di antara syari’at-syari’at (agama-agama), dan syi’ar yang paling nampak baginya. Maka mencocoki mereka dalam hari raya berarti mencocoki mereka dalam syari’at kekufuran yang paling khusus, dan syi’ar yang paling nampak. Tak ragu lagi bahwa mencocoki mereka dalam hal ini terkadang berakhir kepada kekufuran secara global”</em>.[Lihat <strong><em>Al-Iqtidho’</em></strong> (hal.186)].</p>
<p style="text-align:justify;">Ikut merayakan <strong>Valentine Days</strong> termasuk bentuk <em>tasyabbuh</em> (penyerupaan) dengan orang-orang kafir. Rasululllah <em>-Shollallahu ‘alaihi wasallam-</em> bersabda,</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk kaum tersebut”.</em> [HR. Abu Daud dalam <strong><em>Sunan</em></strong>-nya (4031) dan Ahmad dalam <strong><em>Al-Musnad</em></strong> (5114, 5115, &amp; 5667), Ibnu Abi Syaibah dalam <strong><em>Al-Mushonnaf </em></strong>(19401 &amp; 33016), Al-Baihaqiy dalam <strong><em>Syu’ab Al-Iman </em></strong>(1199), Ath-Thobroniy dalam <strong><em>Musnad Asy-Syamiyyin</em></strong> (216), Al-Qudho’iy dalam <strong><em>Musnad Asy-Syihab</em></strong> (390), dan Abd bin Humaid dalam <strong><em>Al-Muntakhob </em></strong>(848). Hadits ini di-<em>shohih</em>-kan oleh Al-Albaniy dalam <strong><em>Takhrij Musykilah Al-Faqr</em></strong> (24)].</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Seorang Ulama Mesir,</strong><strong>Syaikh Ali Mahfuzh</strong><em>-rahimahullah-</em> berkata dalam mengunkapkan kesedihan dan pengingkarannya terhadap keadaan kaum muslimin di zamannya, <em>“Diantara perkara yang menimpa kaum muslimin (baik orang awam, maupun orang khusus) adalah menyertai (menyamai) Ahlul Kitab dari kalangan orang-orang Yahudi, dan Nashrani dalam kebanyakan perayaan-perayaan mereka, seperti halnya menganggap baik kebanyakan dari kebiasaan-kebiasaan mereka. Sungguh Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- dahulu membenci untuk menyanai Ahlul Kitab dalam segala urusan mereka…Perhatikan sikap Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- seperti ini dibandingkan sesuatu yang terjadi pada manusia di hari ini berupa adanya perhatian mereka terhadap perayaan-perayaan, dan adat kebiasaan orang kafir. Kalian akan melihat ,ereka rela meninggalkan pekerjaan mereka berupa industri, niaga, dan sibuk dengan ilmu di musim-musim perayaan itu, dan menjadikannya hari bahagia, dan hari libur; mereka bermurah hati kepada keluarganya, memakai pakaian yang terindah, dan menyemir rambut anaka-anak mereka di hari itu dengan warna putih sebagaimana yang dilakukan oleh Ahlul Kitab dari kalangan Yahudi, dan Nashrani. Perbuatan ini dan yang semisalnya merupakan bukti kebenaran sabda Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- dalam sebuah hadits shohih, “Kalian akan benar-benar mengikuti jalan hidup orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta sehingga andai mereka memasuki lubang biawak, maka kalian pun mengikuti mereka”. Kami (para sahabat) bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah mereka adalah orang-orang Yahudi, dan Nashrani”. Beliau menjawab, “Siapa lagi kalau bukan mereka”. [HR. Al-Bukhoriy (3456) dari Abu Sa’id Al-Khudriy -radhiyallahu ‘anhu-]“.</em>[Lihat <strong><em>Al-Ibda’ fi Madhorril Ibtida’</em></strong> (hal. 254-255)]</p>
<p style="text-align:justify;">Namun disayangkan, Sebagian kaum muslimin berlomba-lomba dan berbangga dengan perayaan <strong>Valentine Days</strong>. Di hari itu, mereka saling berbagi hadiah mulai dari coklat, bunga hingga lebih dari itu kepada pasangannya masing-masing. Padahal perayaan seperti ini tak boleh dirayakan.Kita Cuma punya dua hari raya dalam Islam. Selain itu, terlarang !!.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Pengantar Menuju Maksiat dan Zina </strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Acara Valentine Days mengantarkan seseorang kepada bentuk maksiat dan yang paling besarnya adalah bentuk perzinaan. Bukankah momen seperti ini (<strong>Valentine</strong><strong>Days</strong>) digunakan untuk <strong>meluapkan perasaan cinta kepada sang kekasih</strong>, baik dengan cara memberikan hadiah, menghabiskan waktu hanya berdua saja? Bahkan terkadang sampai kepada jenjang perzinaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah <em>-Subhanahu wa Ta’la-</em> berfirman dalam melarang zina dan pengantarnya (seperti, pacaran, berduaan, berpegangan, berpandangan, dan lainnya),</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا</strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk”.</em> (QS. <strong>Al-Isra’</strong> : 32)<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah <em>-Shollallahu ‘alaihi wasallam-</em> bersabda,</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>لَايَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِاِمْرَأَةٍ إِلَّا مَعَ ذِيْ مَحْرَمٍ </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Jangan sekali-sekali salah seorang kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali bersama mahram”. </em>[HR. Al-Bukhoriy dalam <strong><em>Shohih</em></strong>-nya (4935), dan Muslim dalam <strong><em>Shohih</em></strong>-nya (1241)] .</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah <em>-Shollallahu ‘alaihi wasallam-</em> bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>لَأَنْ يُطْعَنَ فِيْ رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يِمَسَّ امْرَأَةً لَاتَحِلُّ لَهُ </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Demi Allah, sungguh jika kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum dari besi, maka itu lebih baik daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya”. </em>[HR. Ath-Thabrani dalam <strong><em>Al-Kabir</em></strong> (486). Di-<em>shahih</em>-kan oleh syaikh Al-Albany dalam <strong><em>Ash-Shahihah</em></strong> (226)]</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Menciptakan Hari Rari Raya </strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Merayakan <strong>Velentine Days</strong> berarti menjadikan hari itu sebagai hari raya. <strong>Padahal seseorang dalam menetapkan suatu hari sebagai hari raya, ia membutuhkan dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.</strong> Karena menetapkan hari raya yang tidak ada dalilnya merupakan perkara baru yang tercela. Rasulullah <em>-Shollallahu ‘alaihi wasallam-</em> bersabda,</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Siapa saja yang mengada-adakan dalam urusan (agama) kami sesuatu yang tidak ada di dalamnya, maka itu tertolak”</em> [HR. Al-Bukhariy dalam <strong><em>Shahih</em></strong> -nya (2697)dan Muslim dalam <strong><em>Shahih</em></strong> -nya (1718)]</p>
<p style="text-align:justify;">Nabi <em>-Shallallahu ‘alaihi wa sallam-</em> bersabda,</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami, maka amalan tersebut tertolak”.</em> [HR. Muslim dalam <strong><em>Shahih</em></strong> -nya (1718)]</p>
<p style="text-align:justify;">Allah <em>-Ta’ala-</em> telah menyempurnakan agama Islam. Segala perkara telah diatur, dan disyari’atkan oleh Allah. Jadi, tak sesuatu yang yang baik, kecuali telah dijelaskan oleh Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Demikian pula, tak ada sesuatu yang buruk, kecuali telah diterangkan dalam Islam. Inilah kesempurnaan Islam yang dinyatakan dalam firman-Nya,</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu”.</em> (QS.Al-Maidah :3 ).</p>
<p style="text-align:justify;">Di dalam agama kita yang sempurna ini, hanya tercatat dua hari raya, yaitu: Idul Fitri dan Idul Adha. Karenanya, Nabi <em>-Shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>- mengingkari dua hari raya yang pernah dilakukan oleh orang-orang Madinah. Nabi <em>-Shallallahu ‘alaihi wa sallam-</em> bersabda kepada para sahabat Anshor,</p>
<h3 style="text-align:justify;">قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُوْنَ فِيْهِمَا فِيْ الجَاهِلِيَةِ وَقَدْ أَبْدَلَكُمُ اللهُ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا: يَوْمَ النَّحَرِ وَيَوْمَ الْفِطْرِ</h3>
<p style="text-align:justify;"><em>“Saya datang kepada kalian, sedang kalian memiliki dua hari, kalian bermain di dalamnya pada masa jahiliyyah.<strong> Allah sungguh telah menggantikannya dengan hari yang lebih baik</strong> darinya, yaitu: hari Nahr (baca: iedul Adh-ha), dan hari fithr (baca: iedul fatri)”.</em> [HR. Abu Dawud dalam <strong><em>Sunan</em></strong>-nya (1134), An-Nasa`iy dalam <strong><em>Sunan</em></strong>-nya (3/179), Ahmad dalam <strong><em>Al-Musnad</em></strong> (3/103. Lihat <strong><em>Shahih Sunan Abi Dawud</em></strong> (1134)] .</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Syaikh Amer bin Abdul Mun’im Salim</strong><em>-hafizhahullah- </em>berkata saat mengomentari hadits ini, <em>“Jadi, Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- melarang mereka -dalam bentuk pengharaman- dari perayaan-perayaan jahiliyyah yang dikenal di sisi mereka sebelum datangnya Islam, dan beliau menetapkan bagi mereka dua hari raya yang sya’i, yaitu hari raya Idul Fithri, dan hari raya Idul Adh-ha. Beliau juga menjelaskan kepada mereka keutamaan dua hari raya ini dibandingkan peryaan-perayaan lain yang terdahulu “.</em>[Lihat <strong><em>As-Sunan wa Al-Mubtada’at fi Al-Ibadat</em></strong> (hal.136), cet. Maktabah Ibad Ar-Rahman, 1425 H]</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh perkara yang sangat menyedihkan, justru perayaan ini sudah menjadi hari yang dinanti-nanti oleh sebagian kaum muslimin terutama kawula muda. Parahnya lagi, perayaan <strong>Valentine Days</strong> ini adalah untuk memperingati kematian orang kafir (yaitu Santo Valentine). Perkara seperti ini tidak boleh, karena menjadi sebab seorang muslim mencintai orang kafir.</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hon3y94.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hon3y94.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hon3y94.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hon3y94.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hon3y94.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hon3y94.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hon3y94.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hon3y94.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hon3y94.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hon3y94.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hon3y94.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hon3y94.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hon3y94.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hon3y94.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hon3y94.wordpress.com&amp;blog=6443373&amp;post=10&amp;subd=hon3y94&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hon3y94.wordpress.com/2009/02/18/valentine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/072a91cacd739b286868a784b02168a1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hon3y94</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
